Labels

Iklan

Tragedi di Rinjani, Turis Brasil Juliana Marins Meninggal, Agam Rinjani Jadi Saksi Kunci Evakuasi

Redaksi Tabloid Besty
7/02/25
Last Updated 2025-07-02T13:22:49Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
BESTY TRIP INDONESIA | Lombok Timur, 1 Juli 2025 — Gunung Rinjani kembali menyita perhatian publik, bukan karena pesonanya, melainkan kabar duka yang datang dari jalur pendakian Plawangan Sembalun. Seorang turis wanita asal Brasil, Juliana Marins (28), ditemukan meninggal dunia akibat dugaan hipotermia setelah terpisah dari rombongan saat melakukan perjalanan turun dari gunung.

Salah satu pendaki yang ikut dalam proses evakuasi adalah Agam Rinjani, seorang pendaki sekaligus konten kreator alam yang namanya kini dikenal luas. Ia menjadi saksi mata langsung saat Juliana ditemukan dalam kondisi kritis, dan bersama tim SAR serta porter lokal, berjuang melakukan evakuasi di tengah cuaca buruk dan suhu ekstrem.

“Kami menemukannya dalam kondisi lemah dan sangat kedinginan. Saat itu harapan masih ada, tapi alam berkata lain,” tutur Agam Rinjani saat diwawancarai oleh media.

Proses Evakuasi Penuh Tantangan

Evakuasi memakan waktu sekitar 9 jam, dimulai dari Plawangan Sembalun menuju Pos Pemantauan di Sembalun Lawang. Medan berat, kabut tebal, dan suhu rendah menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat.

Momen haru dan perjuangan dalam evakuasi ini direkam oleh Agam dan sempat dibagikan melalui akun media sosialnya. Video tersebut viral dan memicu simpati luas dari netizen. Tagar #RinjaniUntukJuliana menjadi trending di platform X dan Instagram.

Kronologi Kejadian:

Korban: Juliana Marins (28), WNA asal Brasil

Waktu Kejadian: 30 Juni 2025, dini hari

Lokasi: Plawangan Sembalun, Taman Nasional Gunung Rinjani

Penyebab Sementara: Hipotermia akibat cuaca ekstrem dan terpisah dari grup

Tim Evakuasi: SAR, porter lokal, relawan, dan Agam Rinjani

Imbauan dari Besty Trip Indonesia:

Sebagai pelaku wisata dan komunitas pendaki, Besty Trip Indonesia mengajak seluruh wisatawan yang hendak mendaki Gunung Rinjani untuk:

✅ Menggunakan jasa pemandu resmi
✅ Menghindari pendakian saat cuaca ekstrem
✅ Membawa perlengkapan survival yang memadai
✅ Tidak memisahkan diri dari grup

“Alam bisa menjadi sahabat, tapi juga bisa menjadi tantangan. Hormatilah setiap langkah di gunung,” 
Redaksi Besty Trip Indonesia

Turut Berduka Cita Kami segenap keluarga besar Besty Trip Indonesia menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Juliana Marins. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Sumber:
CNN Indonesia | Taman Nasional Gunung Rinjani | Kesaksian Agam Rinjani

Ditulis oleh: Tim Redaksi Besty Trip Indonesia
Dipublikasikan: 2 Juli 2025
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Advertisement